Time and Date

Tuesday, May 19, 2009

Kisah Penjual Telur.



Penjual Telur Di sebuah pasar tradisional.
Pembeli: "Dik, telur sekilo berapa?"
Penjual: "Telur ayam atau telur itik?"
Pembeli: "Telur ayam."
Penjual: "Telur ayam biasa atau ayam kampung?"
Pembeli: "Ayam biasa."
Penjual: "Yang tempatan atau yang import?"
Penjual: "Yang tempatannya mahu yang dari Ipoh, Kuala Selangor atau Tampin?"
Pembeli: "Yang Ipoh lah..." (Sambil terlihat kesal).
Penjual: "Mahu yang Ipoh Pusat, Barat, Timur, Utara, atau Selatan?"
Pembeli: "Adik nie jual telur atau nak jalan-jalan?"
Penjual: "Maaf kak, saya penjual mee rebus kat sebelah. Kebetulan yang jual telur pergi makan. Saya disuruh berbual dulu dengan pembeli sampai dia datang.

sekian..

Saturday, May 9, 2009

Special dedication to my lovely mom…

HAPPY MOTHER’S DAY!!!

BEFORE THAT…just wanna share with everyone something about mother’s day…

The modern Mother's Day holiday was created by Anna Jarvis as a day for each family to honor their mother, and it's now celebrated on various days in many places around the world. It complements Father’s day, the celebration honoring fathers.

This holiday is relatively modern, being created at the start of the 20th century, and should not be confused with the early pagan and Christian traditions honoring mothers, or with the 16th century celebration of Mothering Sunday, which is also known as Mother's Day in the UK.

In most countries the Mother's Day celebration is a recent holiday derived from the original US celebration. Exceptions are, for example, the Mothering Sunday holiday in the UK.

It is celebrated in the United States each year on the second Sunday of May.

Historical antecedents (personally, I think this is one of the reasons why people say we ‘muslim’ can’t celebrate mother’s day…)

Different countries celebrate Mother's Day on various days of the year because the day has a number of different origins.

One school of thought claims this day emerged from a custom of mother worship in ancient Greece, which kept a festival to Cybele, a great mother of Greek gods. This festival was held around the Vernal Equinox around Asia Minor and eventually in Rome itself from the Ides of March (15 March) to 18 March.

The ancient Romans also had another holiday, Matronalia, that was dedicated to Juno (Juno was an ancient Roman goddess, the protector and special counselor of the state. She is a daughter of Saturn (Saturn was a major Roman god of agriculture and harvest) and sister (but also the wife) of the chief god Jupiter and the mother of Juventas, Mars, and Vulcan. Her Greek equivalent is Hera.), though mothers were usually given gifts on this day.

(directly quote from wikipedia...those who want to know more..can do their own reading or do Google search..hiii)

So..macam mana ni nak celebrate ka tak mau??? Ermmm…

Daripada Amirul Mukminin Abu Hafsin ‘Umar ibn al-Katthab r.a. beliau berkata: Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda:

“Bahawa sesungguhnya setiap amalan itu bergantung kepada niat, dan bahawa sesungguhnya bagi setiap orang apa yang dia niatkan. Barangsiapa yang hijrahnya menuju kepada Allah dan RasulNya, maka hijrahnya kepada Allah dan RasulNya. Barangsiapa yang hijrahnya kerana dunia yang dia mahu mencari habuannya, atau kerana seorang perempuan yang dia mahu kahwininya, maka hijrahnya ke arah perkara yang ditujuinya itu.”

Some people will simply quote this hadith and say “there is nothing wrong to celebrate it but it depends on the intention why we are doing this and this…”

Me?? I really don’t know the right answer for this…may be we can share our personal opinion in here =)

BUT… in my opinion, there is nothing wrong with that…to celebrate mother’s day…to celebrate our lovely ‘mama...mak...ibu...ummi’…or whatever u call this special person is…OUR busy daily life…of course we don’t have time to make she feels special everyday…also if celebrate hari2 dah bunyi tak special pulak…so we can choose one day...it can be any day that u want it to be…tapi kan…bila mother’s day…ada banyak discount (oopps!! sounds like tak ikhlas) no what I mean is…we are human being...mudah lupa…so we can use this as an opportunity…

Tak salah kan untuk bahagiakan orang yang dah banyak berkorban untuk kita sejak kita dalam perut dia lagi…believe me…its not only morning sickness which the visible sign of a pregnancy that we all know…its more than that…she’s experienced a lot of things that we can’t see … The body must change its physiological and homeostatic mechanisms in pregnancy to ensure the fetus is provided for. Increases in blood sugar, breathing and cardiac output are all required (Hormonal changes, Musculoskeletal changes, Physical changes Cardiovascular changes, Respiratory changes, Metabolic changes and Renal changes). Do we ever thing about this? Semua nutrient yang terbaik dari apa yang di makan ‘all for us’…she have higher risk to get diabetes, anemic etc…itu baru 9 bulan 10 hari…how about during the delivery?? (kalau undergo a cesarean might be

worse)…Berperang antara hidup atau mati…

During the time immediately after birth, both the mother and the baby are hormonally cued to bond, the mother through the release of oxytocin, a hormone also released during breastfeeding. Tahu tak oxytocin tu apa?

Oxytocin is a mammalian hormone that also acts as a neurotransmitter in the brain.

Neurotransmitters are chemicals which relay, amplify and modulate signals between a neuron and another cell.

[maksudnya kat sini..maklumat yang disampaikan ke otak akan terganggu..thats why we see benda pelik2 masa ibu pregnant, give birth even breast feed…ITS ALL BECAUSE OF U…bukan dia nak mintak benda pelik2 turn out to her but that’s what happen biologically…]

Ada lagi…itu baru sikit…but I’m not going to ‘bebel’ banyak sangat…cut in short…

NEXT…membesar dengan nakal nya…degil…suruh tu tak buat…suruh belajaq panjat pokok =P mintak tu mintak ni…nak tu nak ni…sakit demam…mintak duit sampai sekarang…

Bila kita nak bayar balik semua hutang2 dengan dia….hutang yang tak kan penah langsai…

I’m really sure…this is what they expect from us…

"Apabila mati seseorang, akan terputus amalannya kecuali tiga perkara: sedekah jariah, ilmu yang dimanfaatkan dan anak yang soleh yang mendoakan untuknya"

Jadilah anak soleh yang sentiasa mendoakan kesejahteraan mereka dunia dan akhirat…














Jagalah hati mereka selagi mereka masih ada…

Hazrat Abu Hurairah (May Allah be pleased with him) reported: A person came to Messenger of Allah (PBUH) and asked, "Who among people is most deserving of my fine treatment?'' He (PBUH) said, "Your mother". He again asked, ``Who next?'' "Your mother", the Prophet (PBUH) replied again. He asked, "Who next?'' He (the Prophet (PBUH)) said again, "Your mother.'' He again asked, "Then who?'' Thereupon he (PBUH) said,'' Then your father.''

In another narration: "O Messenger of Allah! Who is most deserving of my fine treatment?'' He (PBUH) said, "Your
mother, then your mother, then your mother, then your father, then your nearest, then nearest".
[Al-Bukhari and Muslim].


Commentary: This Hadith tells us that the rights of the mother are three times more important than that of the father for the reasons that:

1 She is weaker than the father.

2. The following three troubles are borne exclusively by the mother while the father does not share them with her:

a) She carries the baby in her womb for nine months,

b) The labor pain which she suffers.

c) Two years' period of suckling which disturbs her sleep at night and affects her health. She has also to be very cautious in her food for the welfare of the baby.

Saya tak mengarut with all scientific things I said before cause Muhammad s.a.w. told us earlier before we got all the scientific proven…

So…make ur mom happy…never hurt her…boleh beli kan hadiah or belanja makan sempena mother’s day ni…or untuk yang jauh especially yang diperantauan can call ur mom and wish her tomorrow and post a lovely card to her =)

Wallahu’alam


Friday, April 24, 2009

SABAR

"sabar.....jgn marah."

“Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah - buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang - orang yang sabar, (yaitu) orang - orang yang apabila ditimpa musibah mereka mengucapkan : “Innaa lillaahi wa innaa ilaihi rajiuun” (QS Al-Baqarah: 155 - 156)

Sesungguhnya Allah menjadikan dunia bukan sebagai tempat pembalasan ( pahala atau siksa), bukan pula sebagai tempat memutuskan sesuatu perkara, akan tetapi Allah menjadikan dunia sebagai tempat untuk membersihkan diri, tempat ujian dan cobaan. Peralihan dari satu waktu ke waktu adalah merupakan rangkaian cobaan hidup yang sambung menyambung. Lepas dari satu cobaan, muncul lagi cobaan hidup yang lain. Adanya cobaan bagi ahli iman mengandung tujuan dan hikmah yang banyak, di antaranya ialah:

1. Untuk membersihkan barisan mukminin dari mereka yang hanya mengaku-mengaku beriman. Dalam keadaan damai dan tentram, yang baik dan yang buruk berbaur. Dengan adanya ujian akan tampak siapa yang ikhlas setia dan yang tidak, seperti terujinya emas murni dan emas imitasi melalui pembakaran. Firman Allah SWT dalam Al-Qur’an : “Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: “Kami telah beriman”, sedang mereka tidak akan diuji lagi ? Dan sesungguhnya Kami telah menguji orang - orang yang sebelum mereka. Maka sesungguhnya Allah mengetahui orang - orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang - orang yang dusta”(QS Al Ankabut:2 - 3).

2. Mendidik kaum beriman dan menjernihkan hati mereka. Mereka akan menjadi matang melalui ujian, seperti matangnya makanan dengan api.

3. Meningkatkan kedudukan orang-orang beriman di sisi Allah SWT.
Dengan ujian Allah meningkatkan derajat mereka, melipatgandakan pahala mereka, dan menghapus dosa - dosanya. Tiap manusia tidak luput dari dosa karena mereka bukan malaikat yang suci. Tidak ada orang yang maksum dari dosa kecuali para Nabi. Karunia rahmat Allah SWT bagi manusia sehingga mereka diuji untuk menghapus dosa - dosa mereka yang terbukti bersabar dan berjuang karena Allah semata. Sabda Rasulullaah SAW: “Tidaklah seorang muslim menderita karena kesedihan, kedudukan, kesusahan , kepayahan, penyakit dan gangguan duri yang menusuk tubuhnya kecuali dengan itu Allah mengampuni dosa - dosanya.”

Untuk mengatasi segala ujian dan cobaan ini, tatkala mendekati usia baligh manusia diberi dua kekuatan oleh Allah SWT. Kekuatan pertama ialah kekuatan hidayah untuk mengetahui kebenaran-kebenaran secara tepat dan akurat, sedangkan kekuatan kedua adalah sabar. Kekuatan kedua merupakan pelengkap bagi kekuatan pertama yang akan membantu dan menopangnya dalam menghadapi perang melawan hawa nafsu dan godaan syaitan.

Dikatakan bahwa sabar adalah perilaku utama yang dengannya orang tercegah dari berbuat hal - hal yang buruk dan tidak baik. Ia merupakan suatu kekuatan jiwa yang dengannya segala perkara menjadi maslahat dan baik. Arti sabar menurut bahasa ialah ‘mencegah’ dan ‘menahan’, sedangkan lawannya ialah ‘keluh kesah’ dan ‘gelisah’. Sabar merupakan pegangan seorang mukmin dalam gerak langkahnya. Sabar yang terpuji dalam Al-Qur’an ialah karena Allah dan bukan untuk memperoleh pujian atau tanda jasa dari manusia. “Dan untuk Rabbmu hendaklah kamu bersabar” (QS Al Muddatsir: 7)

di atas hotel 10 tingkat tu ada minah nk bunuh diri...xsedar diri,hilang sabar,hilang pedoman,hilang punca...dll. Aku sempat amik gambar masa kejadian tu. btul2 lepas solat jumaat.

Sabar terbagi menjadi 3 bahagian:

1. Sabar terhadap perintah, dengan jalan menaatinya.

Sabar dalam ketaatan berarti sabar terhadap tugas yang berat. Seorang yang taat dan patuh membutuhkan sabar dalam tiga hal.
Pertama, sabar sebelum ketaatan, yaitu dengan mengikhlas-kan niat, dalam melawan bayang - bayang riya dan penyimpangan lainnya. Membulatkan tekad untuk jujur dan menepati janji ini berat bagi orang yang mengerti hakekat niat, ikhlas dan keburukan riya.
Kedua, sabar pada saat bekerja, agar tidak melalaikan Allah dan tidak malas untuk menepati pelaksanaan peraturan dan hukum Allah. Selalu sabar melawan kelemahan, kekesalan dan kejenuhan. Ini juga merupakan sabar yang berat.
Ketiga, setelah selesai pekerjaan dibutuhkan kesabaran dengan tidak merasa bangga dan menepuk dada karena riya dan mencari popularitas, sehingga mengakibatkan hilangnya keikhlasan.

2. Sabar terhadap larangan dan kemungkaran dengan jalan menjauhinya

3. Sabar menghadapi taqdir, dengan cara tidak berkeluh kesah.

Sabar juga terbagi dua, sabar yang diusahakan (ikhtiyari) dan sabar yang dipaksakan (idhthirari). Sabar ikhtiyari lebih utama daripada sabar idhtirari, karena sabar idhthirari bisa dimiliki oleh semua manusia dan terdapat pada orang yang tidak ada padanya sabar ikhtiari. Sabarnya Nabi Yusuf as dalam menghadapi goadaan istri al-‘Aziz lebih utama dari kesabarannya atas kejahatan dan tipu muslihat saudara-saudaranya yang melem-parkannya ke dalam sumur.
Orang tidak boleh merasa cukup dengan satu jenis kesa-baran saja, karena ia hidup di antara perintah-perintah yang harus ia kerjakan dan larangan - larangan yang mesti ia tinggalkan, sebagaimana ia juga senantiasa berada di antara ketentuan- ketentuan taqdir yang harus ia terima, dan nikmat yang wajib ia syukuri. Ia tidak pernah lepas dari keadaan - keadaan seperti itu. Maka kesabaran tersebut harus senantiasa ia miliki sampai mati. Kesabaran merupakan suatu hal yang sulit dan harus diusahakan dengan susah payah oleh manusia.Al-Qur’an mengisya-ratkan beberapa faktor yang menunjang terlaksananya dan meringankan manusia, antara lain:

1. Memahami arti kehidupan yang sebenarnya.
Kehidupan dunia bukanlah surga kebahagiaan atau tempat tinggal abadi, tetapi medan pelaksanaan tugas dan menempuh ujian dan cobaan. Al Qur’an menjelaskan bahwa kehidupan dunia penuh kesulitan dan kepayahan. Firman Allah: “Sesungguhnya Kami menciptakan manusia dalam susah payah.” (QS Al Balad: 4)
Allah SWT menciptakan kehidupan dunia ini bercampur antara kesenangan dan kesusahan, antara kenikmatan dan penderitaan, antara hal - hal yang disenangi dan yang dibenci. Tidak akan ada suka tanpa duka, atau kesehatan tubuh tanpa penyakit, atau istirahat penuh tanpa lelah, atau pertemuan tanpa perpisahan, atau keamanan tanpa ketakutan.

2. Menyadari bahwa sesungguhnya manusia adalah milik Allah.
Allah SWT telah menciptakan manusia dari tiada. Jika ditarik kembali sebagian yang dimiliki manusia maka sudah seharusnya dia tidak marah kepada pemberinya dan pemiliknya. Firman Allah: “Dan apa saja nikmat yang ada pada kamu, maka dari Allah-lah (datangnya), dan bila kamu ditimpa kemudharatan, maka hanya kepada-Nya lah kamu meminta pertolongan:” (QS An Nahl : 53)

3. Yakin akan adanya pahala yang baik di sisi Allah
Tidak ada dalam Al Qur’an janji pahala dan ganjaran yang lebih besar daripada pahala sabar. Firman Allah SWT: “Dan orang - orang yang beriman dan mengerjakan amal - amal yang sholeh, sesungguhnya akan Kami tempatkan mereka pada tempat yang tinggi dalam syurga, yang mengalir sungai - sungai di bawahnya, itulah sebaik - baik pembalasan bagi orang - orang yaang beramal, (yaitu) yang sabar dan bertawakkal kepada Rabbnya.”(QS Al Ankabut: 58 - 59)

4. Beriman kepada taqdir dan sunatullah
Apa yang menimpa diri seseorang bukanlah suatu kesalahan atau kekeliruan atau terjadi secara kebetulan. Semua yang sudah ditentukan taqdir-Nya tidak mungkin salah atau meleset. Taqdir Allah merupakan suatu kepastian baik manusia itu rela menerimanya ataupun marah -marah, baik dengan sabar ataupun dengan gelisah. Orang yang berakal harus sabar dan rela agar tidak kehilangan pahala. Kalau tidak sabar dengan rela maka sabar terpaksa yang dilakukannya tidak ada nilainya baik dari segi dien ataupun dari segi moral.
“Tiada suatu bencanapun yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (Lauhul Mahfuzh) sebelum Kami menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu mudah bagi Allah. (Kami jelaskan yang demikian itu) supaya kamu jangan berduka cita terhadap apa yang luput dari kamu, dan supaya kamu jangan terlalu gembira terhadap apa yang diberikan - Nya kepadamu. Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang sombong lagi membanggakan diri.”
(QS.Al Hadid: 22 - 23)

'kegembiraan itu akan menenggelamkan kedukaan'...hehe..seronok sekali pasukan dari selatan siam ini ber'aksi'.....=)

5. Yakin akan terbebas dari musibah
Keyakinan akan datangnya kemenangan dari Allah bagi orang - orang beriman sebagai ganti ujian dan cobaan yang dialaminya akan menghilangkan kegelisahan batin, menghapus rasa putus asa, memerangi jiwa dengan sinar harapan dan percaya akan hari esok yang lebih cerah. Optimisme atau harapan adalah penggerak yang kuat, sedangkan rasa putus asa merupakan penyakit berbahaya bahkan dapat mematikan. Tak lupa pula memohon pertolongan kepada Allah SWT, berlindung kepada-Nya, berkeyakinan bahwa dia dalam perlindungan, pembelaan dan pemeliharaan Allah SWT, maka dia tidak akan teraniaya.
Firman Allah SWT:“Dan bersabarlah. Sesungguhnya Allah beserta orang - orang yang sabar.” (QS.Al Anfaal:46)

6. Meneladani orang - orang yang sabar dan memiliki kebulatan tekad
Merenungi dengan seksama perjalanan hidup orang - orang yang sabar, khususnya para nabi dan rasul pembawa risalah Allah dan orang - orang pilihan kesayangan Allah, dapat menopang kesabaran. Ayat- ayat yang turun di Mekkah banyak meriwayatkan perjuangan para nabi. Bahkan diulang - ulang dalam beberapa surat sebagai pelipur dan penghibur bagi Muhammad SAW dan kaum beriman. Juga sebagai penguat batin dalam menghadapi musuh -musuh da’wah yang kuat perlawanannya dan banyak jumlahnya. “Dan semua kisah dari rasul - rasul Kami ceritakan kepadamu ialah kisah -kisah yang dengannya Kami teguhkan hatimu dan dalam surat ini telah datang kepadamu kebenaran serta pengajaran dan peringatan bagi orang - orang yang beriman.” (QS.Huud: 120).

sabar angah....jgn marah2.........=) .............marah apa nya...senyum melebar jah. sekali ujian mendatang hadapi ia dengan gembira dan ceria..hahaha. =)

“Mengapa kami tidak akan bertawakal kepada Allah padahal Dia telah menunjukkan jalan kepada kami dan kami sungguh - sungguh akan bersabar terhadap gangguuan - gangguan yang kamu lakukan kepada kami. Dan hanya kepada Allah saja orang - orang yang bertawakal itu berserah diri” (QS.Ibrahim: 12)*


Tuesday, April 21, 2009

Pulau Perhentian

nampak cetek...tapi sgt dalam....ilusi optik......

sempat posing dengan gaya bersama life jaket...

gaya lebih bebas tanpa life jaket...

gambar nie blh buat wallpaper...model pulau perhentian.
keindahan ciptaan Allah s.w.t.....subhanallah....
tolong betul tali sauh...sebelum aku melompat ke dalam laut.
sempat berpaut lg....nk bergambar kan..kedalaman laut sampai x cecah kaki..
ikan mmg banyak...lawa2 pulak tu.

13,14 april baru nie aku dan rakan kelas pegi pulau perhentian.lebih kurang 27 org pergi termasuk pensyarah aku dari Yaman bersama parents dia dan seorang pensyarah ekonomi dan nutrition..mmg aku boleh bagi 5 bintang la kat pulau nie. keseronokan aku pada keindahan pulau dan suasana 'cool' pulau nie. dengan masa perjalanan menaiki bot lebih kurang 30 minit dari jeti kuala besut. kitaorg berkampung di pulau besar, di samudera resort sebelah dengan arwana resort.
sempat la ber'snokeling' pada hari kedua tu, dekat 5 jam jugak la dok kat laut tu. berpeluang la aku tengok terumbu karang,ikan2 yg menarik,penyu dan ikan yu....pastu berjaya jugak aku buat pertama kali x pakai life jaket dalam laut.hahaa..pastu balik terus demam. sbb letih sgt bergodek2 dalam laut tu. aku x blh nk cerita panjang sbb esok ada test lg. hehe.. sekian. wassalam.

Saturday, April 18, 2009

KISAH PEMILIK 2 KEBUN

Pada kesempatan ini, akan disebutkan kisah petani yang disebutkan dalam kitabullah Al-Qur’an. Sesungguhnya dalam kitab suci kaum muslimin ini banyak disebutkan kisah-kisah orang-orang terdahulu sebelum islam yang banyak mengandung pelajaran bagi kaum muslimin yang senantiasa membaca, mempelajari dan mengamalkan Al-Qur’an. Bukankah Allah berfirman:

“Sungguh pada kisah-kisah mereka itu terdapat pelajaran bagi orang-orang yang mempunyai akal.” (Q.S. Yusuf : 111).

Adapun kisah pemilik dua kebun ini disebutkan Allah dalam surat Al-Kahfi Ayat 32 sampai ayat 44. Allah berfirman:

“Dan berikanlah kepada mereka sebuah perumpamaan dua orang laki-laki, Kami jadikan bagi seorang diantara keduanya (yang kafir) dua buah kebun anggur dan kami kelilingi kedua kebun itu dengan pohon-pohon kurma dan diantara kedua kebun itu Kami buatkan ladang. (QS. 18:32). Kedua kebun itu menghasilkan buahnya, dan kebun itu tiada kurang buahnya sedikitpun, dan Kami alirkan sungai di celah-celah kedua kebun itu,” (QS. 18:33). dan dia mempunyai kekayaan besar, maka ia berkata kepada kawannya (yang mu’min) ketika ia bercakap-cakap dengan dia:”Hartaku lebih banyak daripada hartamu dan pengikut-pengikutku lebih kuat”. (QS. 18:34). Dan dia memasuki kebunnya sedang ia zalim terhadap dirinya sendiri; ia berkata:”Aku kira kebun ini tidak akan binasa selama-lamanya, (QS. 18:35). dan aku tidak mengira hari kiamat itu akan datang, dan jika sekiranya aku dikembalikan kepada Rabbku, pasti aku akan mendapat tempat kembali yang lebih baik daripada kebun-kebun itu”. (QS. 18:36). Kawannya (yang mu’min) berkata kepadanya sedang dia bercakap-cakap dengannya :”Apakah kamu kafir kepada (Rabb) yang menciptakan kamu dari tanah, kemudian dari setitis air mani, lalu Dia menjadikan kamu seorang laki-laki yang sempurna (QS. 18:37). Tetapi aku (percaya bahawa): Dialah Allah, Rabbku, dan aku tidak mempersekutukan seorangpun dengan Rabbku. (QS. 18:38). Dan mengapa kamu tidak mengucapkan tatkala kamu memasuki kebunmu “Maasyaa Allah, laa quwwata illaa billah” (Sungguh atas kehendak Allah semua ini terwujud, tiada kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah). Sekiranya kamu anggap aku lebih sedikit darimu dalam hal harta dan keturunan, (QS. 18:39). maka mudah-mudahan Rabbku, akan memberi kepadaku (kebun) yang lebih baik daripada kebunmu (ini); dan mudah-mudahan Dia mengirimkan ketentuan dari langit kepada kebunmu, hingga (kebun itu) menjadi tanah yang licin; (QS. 18:40). atau airnya menjadi surut ke dalam tanah, maka sekali-kali kamu tidak dapat menemukannya lagi”. (QS. 18:41). Dan harta kekayaannya dibinasakan, lalu ia membolak-balikkan kedua tangannya (tanda menyesal) terhadap apa yang ia telah belanjakan untuk itu, sedang pohon anggur itu roboh bersama para-paranya dan dia berkata:”Aduhai kiranya dulu aku tidak mempersekutukan seorangpun dengan Rabbku”. (QS. 18:42). Dan tidak ada bagi dia segolonganpun yang menolongnya selain Allah; dan sekali-kali dia tidak dapat membela dirinya, (QS. 18:43). Disana pertolongan itu hanya dari Allah yang Hak. Dia adalah sebaik-baik Pemberi pahala dan sebaik-baik Pemberi balasan. (QS. 18:44).

Kisah tentang kedua orang yang tersebut dalam ayat di atas mempunyai berbagai versi sebagaimana yang disebutkan oleh ulama-ulama tafsir. Mereka berselisih tentang siapakah kedua orang yang disebutkan dalam ayat tersebut. Adapun yang akan disebutkan disini ada 2 versi yang diambil dari tafsir Al-Imam Al-Qurthuby rohimahulloh yaitu:


Kisah Pertama:

Nama yang mukmin adalah Tamlikh dan yang kafir adalah Qurthusy. Dulunya keduanya adalah orang yang bekerjasama dalam suatu bisnes, kemudian mereka membagi hartanya menjadi dua, masing-masing mereka mendapat 3000 dinar.

Si mukmin membelanjakan hartanya tersebut dengan: 1000 dinar yang pertama dibelanjakan untuk membeli budak yang kemudian dia merdekakan, 1000 dinar yang kedua dibelanjakan untuk membeli pakaian yang dia berikan pada orang-orang yang tidak mempunyai pakaian dan 1000 dinar yang ketiga dibelanjakan untuk membeli makanan untuk orang-orang yang kelaparan, membangun masjid dan kegiatan-kegiatan kebajikan lainnya.

Sedangkan si kafir menggunakan wangnya untuk menikah dan membeli ternakan. Kemudian haiwan ternakanya berkembang biak menjadi banyak dan melimpah. Sehingga dia menjadi tersenarai dalam golongan orang-orang kaya pada zamannya yang mempunyai harta melimpah.

Pada suatu waktu si mukmin tersepit dalam memenuhi keperluan sehingga dia ingin bekerja di kebun si kafir, seraya berkata, “ Sekiranya aku pergi pada rekan bisnisku dulu itu, dan aku minta dipekerjakan pada salah satu kebunnya tentunya itu lebih baik buat keadaanku dan aku bisa memenuhi keperluanku.” Kemudian dia mendatangi si kafir, hampir-hampir si mukmin tidak boleh menemuinya kerana banyaknya pengawal si kafir itu. Maka tatkala si mukmin ini masuk menemuinya dan mengutarakan maksudnya,kemudian terjadi dialog diantara mereka berdua:

Si kafir malah berkata, “Bukankah harta kita telah dibagi menjadi dua bahagian? Lantas untuk apa saja kau gunakan harta bahagianmu?!.”

Si mukmin menjawab, “Aku telah membeli dari Allah apa yang lebih baik dan lebih kekal dengan bahagianku itu.”

Si kafir berkata, “Aku tidak percaya kiamat itu akan terjadi, tidaklah aku melihatmu melainkan orang yang bodoh! Dan tidaklah balasan bagi orang yang bodoh kecuali tidak dikabulkan permintaannya.”

Si kafir melanjutkan, “Tidak kah kamu melihat apa yang aku lakukan dengan hartaku sehingga menjadi orang yang kaya dan mempunyai keadaan yang baik? Itu semua kerana semata-mata kerana usahaku, sedangkan kamu telah melakukan hal yang bodoh. Maka, pergilah dari hadapanku!.”

Kemudian akhir kisah si kafir yang kaya tersebut sebagaimana disebutkan Allah dalam surat Al-Kahfi iaitu rosaknya semua tanamannya dan lenyap pula semua hartanya.

Kisah Kedua:

Pada riwayat Atho’ disebutkan bahwa keduanya adalah orang yang berkerjasama dalam suatu usaha, mereka berdua mempunyai harta sebanyak 8000 dinar. Ada juga yang menyebutkan mereka adalah dua orang saudara yang mendapat warisan dari orang tuanya, kemudian harta warisannya dibagi menjadi dua.

Salah seorang diantara keduanya membeli tanah dengan 1000 dinar, maka saudaranya berkata, “Ya Allah sesungguhnya fulan telah membeli tanah dengan 1000 dinar dan aku membeli dari-MU tanah disyurga dengan 1000 dinar.” Kemudian dia bersedekah dengan wang 1000 dinar tersebut.

Kemudian saudaranya membangun rumah dengan wang 1000 dinar yang kedua, maka saudaranya yang muslim berkata, “Ya Allah, sesungguhnya Fulan telah membangun rumah dengan wang 1000 dinar dan aku akan membeli dari-MU sebuah rumah di syurga dengan nilai 1000 dinar juga.” Kemudian dia bersedekah dengan wang 1000 dinar tersebut.

Lalu saudaranya yang kafir menikahi seorang wanita dengan memberikan mahar 1000 dinar, maka si muslim berkata, “Ya Allah, sesungguhnya Fulan telah menikahi seorang wanita dengan 1000 dinar, dan aku akan melamar kepada-MU bidadari-bidadari surga dengan uang 1000 dinar.” Lalu dia bersedekah dengan wang 1000 dinar tersebut.

Kemudian si kafir membeli perhiasan dan pelayan dengan wang 1000 dinar, maka si muslim pun berkata, “Ya Allah, sesungguhnya Fulan telah membeli pelayan dan perhiasan dengan wang 1000 dinar maka aku membeli dari-MU pelayan dan perhiasan di surga dengan wang 1000 dinar.” Kemudian dia bersedekah dengan wang 1000 dinar tersebut.

Pada suatu ketika , si muslim tersepit dengan suatu keperluan yang mendesak, maka dia berkata, “Semoga saja saudaraku boleh membantuku.” Maka dia mendatangi saudaranya mengutarakan maksudnya. Maka si kafir berkata, “Untuk apa saja kamu gunakan hartamu?.” Lalu si muslim menceritakan kisahnya dalam membelanjakan hartanya. Maka si kafir berkata, “Rupanya kamu termasuk orang yang membenarkan berita ini, sesungguhnya aku tak akan membantumu.”

Demikian penceritaan 2 versi cerita tentang 2 orang yang ada dalam surat Al-Kahfi ayat 32 – 44. Semoga kita termasuk orang yang mampu mengambil teladan dan pelajaran...wallahualam.

sekian.

Friday, April 10, 2009

Kabinet Baru Malaysia


REFRACTOMETER--> alat utk mengukur kemanisan buah....RM5000 satu alat nie...=)


klik link di bwh utk melihat senarai kabinet baru Malaysia..

http://www.bharian.com.my/klikkhas/kabinet/2009

Tuesday, April 7, 2009

Adolf Hitler Keturunan Baron Rothschild dan Perancangan Perang Dunia Kedua oleh Yahudi

Apabila Perang Dunia Pertama berakhir, perang untuk minyak masih lagi berterusan. British mengusai kawasan minyak di Iraq dan Standard Oil (bawah John D. Rockefeller yang sekarang ni Exxom-Mobil dan Chevron Oil) sanggup berbuat apa2 sahaja utk mendapatkan kawasan mintak tersebut. Maka apa yang Rockfeller buat adalah 'melancarkan perang' terhadap negaranya sendiri iaitu USA dan memberi bantuan kewangan kepada HItler untuk naik dan berkuasa, maka memudahkan Rockefeller menguasai kawasan minyak tersebut apabila keadaan perang dan huru-hara.

Ayah kepada Hitler, Alois Hitler diragui anak kepada Johann Georg Hiedler . Maka penyiasatan dilakukan oleh polis Austria atas arahan Chancellor jerman pada masa tu, Dollfuss. Setelah penyiasatan terperinci dijalankan, maka satu dokumen sulit disediakan dan nenek kepada Hitler, Maria Anna Schicklgruber elah bekerja dengan keluarga Rothschilds di Austria. Baron Rothschilds telah melakukan hubungan sulit dengan Maria sehingga mengadung. Apabila mengetahui Maria mengandung, keluarga Rothschilds telah menghantar secara rahsia Maria ke Spita, Jerman dan melahirkan anak iaitu Alois Hitler, bapa kepada Hitler. Ini membuatkan susur galur Hitler terdapat darah yahudi padanya kerana Alios Hitler (bapa kepada Adolf Hitler) anak haram kepada Baron Rothschilds.

Oleh kerana Rockefeller mengetahui bahawa Hitler adalah sedarah denngannya iaitu darah yahudi dan keturunan kepada rakan baik dan sekutu rapat beliau, Rothchilds maka Rockefeller bersama Jacob Schiff, Prescott Bush (datuk kepada George W. Bush), Paul Warburg (Banker USA), Max warburg (Jerman), Alfried Krupp von Bohlen telah mengeluarkan dana yang banyak utk menaikkan Hitler ke puncak kekuasaan dan menjadi Chancellor dan Fuhrer (pemerintah tertinggi) germany. Mereka juga telah mengeluarkan dana yang besar supaya Hitler memulakan Perang Dunia Kedua supaya Rockefeller dapat mengusai kawasan minyak tersebut dan para banker tersebut dapat mengusai ekonomi yang lemah semasa perang.

dalam masa sama, seorang lagi yahudi, Pierre S. du Pont, yang juga merupakan sekutu kuat kepada Rockefeller dan Rothcschilds dari syarikat kejuruteraan ketenteraan terbesar pada masa tu (dan pada masa skang juga, Syarikat DuPont, http://www2.dupont.com/Our_Company/en_US/ ) telah mendapat keuntungan besar hasil jualan alatan ketenteraan dan senjata kepada kedua2 pihak yang berperang (Paksi dan Perikatan). Rockefeller pula telah mendapat keuntungan USD 200 juta (USD 200 juta masa tu bersammaaan USD 20 trillion masa skang) atas Perang Dunia Kedua.

dalam masa sama, rancangan terbesar mereka utk memindahklan yahudi ke tanah Israel juga dikatakan berjat\ya. Mereka membiayai Hitler utk mewujudkan peristiwa Holocoust utk membuatkan yahudi berasa perlu berhijrah ke Israel utk rasa selamat. Padahal, hanya sedikit sahaja yahudi yang dibunuh (tak sampai 1 juta yahudi) dibunuh, tu pun yang degil dan ingkar utk berhijrah ke Israel .

Hitler yang mengetahui di\okumen sulit susur galur dia dgn Rothschilds telah merancang pembunuhan Chancellor Dullfuss. Setelah rancanagn puak yahudi tersebut berjaya (mendapat kawasan minyak, membuatkan yahudi berasa utk pindah dan m,embesarkan Israel, mendapat penguasaan ekonomi dan syarikat besar, mendapat keuntungan berlipat-kali ganda), maka mereka telah menamatkan perang tersebut dengan pengusaaan pihak Allies ke atas Berlin selepas German dibom bertalu2, dan selepas kekalahan teruk Germany di Volgograd (skang ni St. Petersburg) dan penyerahan kalah Jepun selepas dibom bertalu2 hingga kemuncak dibom dengan bom nuclear di Hiroshima dan nagasaki.

Hitler telah membunuh diri disebabkan arahan 'pihak atasan' Yahudi tersebut utk menutup segala rahsia perangcangan perang tersebut.
Ada mengatakan, Hitler telah diseludup secara rahsia ke Argentina atau Chile dan mati akibat sakit di sana.


sumber asal dari.

Noor Muzamil Mohamad
Pegawai Sains UDM.
0134884166